Sumber Gambar : Pinterest

Mengawali Tahun Baru Islam dengan Doa-Doa Pembawa Berkah

               Tahun Baru Islam 1 Muharram 1440 Hijriyah bertepatan pada tanggal 11 September 2018. Di tahun yang baru ini sudah sewajarnya menjadi renungan bagi kita selaku umat muslim untuk melakukan intropeksi diri atas apa yang telah dikerjakan selama satu tahun kebelakang. Sangat disayangkan bila tak ada yang berubah dari hari kemarin kecuali hanya tanggalnya saja. Untuk mengawali tahun yang baik ini BursaSajadah.com merangkum beberapa doa yang dapat Sahabat panjatkan untuk mengawali tahun yang baru ini agar selalu mendapatkan berkah dari Allah SWT.  Doa ini dapat Sahabat baca pada detik-detik memasuki hari pertama awal tahun. Doa biasanya dibaca sebanyak tiga kali setelah Maghrib. Berikut doanya:

DOA1

               Bismillaahir-rahmaanir-rahiim. Wa shallallaahu ‘alaa sayyidinaa Muhammadin wa ‘alaa ‘aalihi wa shahbihii wa sallam. Allaahumma antal-abadiyyul-qadiimul-awwalu, wa ‘alaa fadhlikal-’azhimi wujuudikal-mu’awwali, wa haadza ‘aamun jadidun qad aqbala ilaina nas’alukal ‘ishmata fiihi minasy-syaithaani wa auliyaa’ihi wa junuudihi wal’auna ‘alaa haadzihin-nafsil-ammaarati bis-suu’i wal-isytighaala bimaa yuqarribuni ilaika zulfa yaa dzal-jalaali wal-ikram yaa arhamar-raahimin, wa sallallaahu ‘alaa sayyidina Muhammadin nabiyyil ummiyyi wa ‘alaa aalihi wa shahbihii wa sallam 

               Artinya: Dengan menyebut asma Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Semoga Allah tetap melimpahkan rahmat dan salam (belas kasihan dan kesejahteraan) kepada junjungan dan penghulu kita Muhammad beserta keluarga dan sahabat Beliau. Ya Allah Engkau Dzat Yang Kekal, yang tanpa Permulaan, Yang Awal (Pertama) dan atas kemurahanMu yang agung dan kedermawananMu yang selalu berlebih, ini adalah tahun baru telah tiba: kami mohon kepadaMu pada tahun ini agar terhindar (terjaga) dari godaan syetan dan semua temannya serta bala tentara (pasukannya), dan (kami mohon) pertolongan dari godaan nafsu yang selalu memerintahkan (mendorong) berbuat kejahatan, serta (kami mohon) agar kami disibukkan dengan segala yang mendekatkan diriku kepadaMu dengan sedekat-dekatnya. Wahai Dzat Yang Maha Luhur lagi Mulia, wahai Dzat Yang Maha Belas Kasih.

               Dengan doa tersebut semoga senantiasa membawa kita untuk selalu meengingat Allah SWT yang telah melimpahkan segala karunia dan rahmatnya kepada kita selaku umat manusia yang hidup di alam semesta ini. Di tahun yang baru ini semoga kita dapat terhindar dan terjaga dari segala godaan dan bisikan setan-yetan yang terkutuk. Untuk mengawali tahun yang baik ini Sahabat juga bisa memanjatkan doa sebagai berikut agar hari-hari yang dilalui semakin membawa kebaikan dan keberkahan dalam setiap langkah yang ditapakki oleh Sahabat. Doanya sebagai berikut.

DOA 2

               Rabbi a’uudzu bika min hamazaatisy-syayaathiin(i) Wa-a’uudzu bika rabbi an yahdhuruun(i) 

         Artinya : “Ya Tuhanku, aku berlindung kepada-Mu dari bisikan-bisikan setan. Dan aku berlindung pula kepada-Mu, ya Tuhan kami dari kedatangan mereka kepadaku.”

                Doa ini merupakan doa yang diperintahkan Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW untuk berlindung dari (keburukan) setan yang sama sekali tidak memberikan kebaikan dan tidak tunduk pada kebenaran. Dan doa diatas merupakan perintah Allah kepada umatnya untuk memperbanyak membacanya dalam keadaan apapun agar selamat dari tipu daya setan, baik dalam beramal maupun dalam perkara lainnya. Semoga apa yang kita kerjakan selalu terhindar dari hal-hal yang batil dan membawa keburukan bagi kita sehingga menjatuhkan kita kepada golongan orang yang merugi. Naudzubillah. Sahabat Bursa Sajadah, mari sambut tahun yang baru ini dengan taqwa karena setiap jengkal menuju taqwa adalah hijrah. Semoga kita senantiasa selalu menjadi orang yang lebih baik di setiap harinya yang selalu membawa perubahan ke arah yang lebih baik dan meninggalkan yang buruk di hari kemarin. Seperti yang dijelaskan dalam Hadits Riwayat Hakim seperti berikut ini:

                    “Barang siapa hari ini lebih baik dari kemarin, dialah orang yang beruntung. Barang siapa yang hari ini sama dengan hari kemarin dialah yang tergolong orang yang merugi dan barang siapa yang hari ini lebih buruk dari hari kemarin adalah tergolong orang yang celaka.” (HR.Hakim)

                    Waktu adalah sesuatu yang sangat berharga dalam hidup kita yang sifatnya menjadi misteri illahi, karena kita sebagai manusia tak akan pernah tahu kapan waktu itu akan berhenti. Di tahun yang baru ini alangkah lebih baiknya bisa kita manfaatkan semaksimal dan optimal mungkin dengan perbuatan-perbuatan yang bermanfaat dan selalu berada pada ajaran agama Islam. Sahabat Bursa Sajadah yang dirahmati oleh Allah SWT, Al-Qur’an ada;ah pedoman dan pegangan hidup bagi kita sebagai cahaya yang menerangi kehidupan kita yang gelap gulita alangkah lebih baiknya juga kita selalu memanjatkan doa-doa untuk selalu mengingatNya agar tak pernah kehilangan arah. Doa yang dapat dan senantiasa Sahabat untuk mengawali tahun baru ini agar selalu mengingat bahwa waktu adalah sesuatu yang sangat berarti dan tak dapat tergantikan oleh apapun yakni Q.S. Al-‘Ashr 103 yang berbunyi :

 DOA 3

 

                  Wal ‘ashr innal insaana lafii khusrillal ladziina aamanuu wa’amilus shoolihaati watawaashoubil haqqi watawaashoubis shobr.

              Artinya : Demi masa. Sungguh, manusia berada dalam kerugian, Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan serta saling menasehati untuk kebenaran dan saling menasehati untuk kesabaran.

            Kata ‘Ashr’ di ayat bisa juga diartikan waktu ‘Ashr atau shalat Ashar. Allah Subhaanahu wa Ta’aala bersumpah dengan masa yang mencakup malam dan siang; yang merupakan tempat terjadinya perbuatan hamba dan amal mereka, bahwa setiap manusia akan rugi, yakni tidak beruntung sebagaimana diterangkan dalam ayat selanjutnya. Kerugian ada beberapa macam; ada kerugian yang mutlak dan ada kerugian yang hanya sebagiannya saja. Kerugian yang mutlak adalah kerugian di dunia dan akhirat; di dunia mendapatkan kesengsaraan, kebingungan dan tidak mendapatkan petunjuk, sedangkan di akhirat mendapatkan neraka jahannam. Allah Subhaanahu wa Ta’aala meratakan kerugian kepada semua manusia kecuali orang yang memiliki empat sifat; iman, amal saleh, saling menasihati untuk kebenaran dan saling menasihati untuk kesabaran. Yaitu beriman kepada apa yang diperintahkan Allah untuk diimani, dan iman tidak dapat terwujud kecuali dengan ilmu (belajar), sehingga ia merupakan bagian yang menyempurnakannya. Dalam ayat ini terdapat dalil untuk mendahulukan ilmu sebelum beramal. Amal saleh mencakup semua perbuatan yang baik yang tampak maupun yang tersembunyi; yang terkait dengan hak Allah maupun hak manusia, yang wajib maupun yang sunat. Yaitu iman dan amal saleh, yakni saling menasihati untuk melakukan hal itu dan mendorongnya. Yakni bersabar untuk tetap menaati Allah, bersabar untuk tetap menjauhi larangan Allah dan bersabar terhadap taqdir Allah yang pedih. Kedua hal yang sebelumnya, yaitu iman dan amal saleh dapat menyempurnakan diri seseorang, sedangkan kedua hal yang setelahnya dapat menyempurnakan orang lain. Dengan keempat perkara itulah seseorang akan selamat dari kerugian dan memperoleh keberuntungan.

        Sahabat Bursa Sajadah yang dimuliakan Allah SWT, semoga dengan doa-doa di atas yang akan senantiasa bisa selalu kita panjatkan kepada Allah SWT selalu membawa keberkahan bagi kita semua khususnya dalam memperbaiki dan memantaskan diri dari hari ke harinya di tahun yang baru ini dalam proses menuju jannah. Semoga kita tergolong orang yang tak pernah lelah untuk berlajar, tak pernah lelah untuk selalu berproses dan tak pernah menyerah untuk menjadi yang lebih baik lagi dari hari kemarin. Jangan lupa pula kunjungi website Bursa Sajadah untuk mendapatkan produk-produk yang Sahabat butuhkan dalam proses menjadi lebih baik lagi ke depannya.

     Kami segenap staff dan management Bursa Sajadah mengucapkan Selamat Tahun Baru 1 Muharram 1440 Hijriyah. Semoga di tahun yang baru ini kita menjadi pribadi yang semakin baik lagi.

WhatsApp Image 2018-09-10 at 17.35.54

Leave a Comment