7 Manfaat Kismis yang Baik Untuk Kesehatan

Sahabat, siapa sih yang tidak tahu dengan buah yang satu ini? Kismis.

Kismis, merupakan makanan yang terbuat dari buah anggur yang dikeringkan. Seringkali kismis juga dijadikan sebagai olahan untuk makanan maupun kue. Buah yang biasa dijadikan sebagai oleh-oleh Haji Umrah ini tidak hanya enak dimakan, namun juga mempunyai manfaat yang besar untuk kesehatan.

Berikut ini merupakan 7 manfaat kismis yang baik untuk kesehatan tubuh. Simak yuk!

1. Menyehatkan Gigi dan Gusi

Beberapa penelitian telah membuktikan bahwa kismis mengandung phytochemical yang dapat mempertahankan kesehatan gigi dan gusi. Zat-zat phytochemical ini antara lain adalah asam linoleat, asam linolenat, dan asam oleanolic. Ketiga jenis kandungan tersebut dapat melawan bakteri penyebab kebusukan gigi dan bau mulut.

2. Membantu Pencernaan

Kismis mengandung serat yang bermanfaat dalam pencernaan. Serat yang dikandung oleh kismis adalah serat larut yang akan membantu proses pembuangan hingga mengatasi masalah penyerapan gula dan kolesterol berlebih di dalam tubuh. Serat tersebut juga membantu Anda tetap kenyang lebih lama karena memperlambat proses pengosongan lambung. Jika Anda sedang mencoba menurunkan berat badan, maka konsumsi kismis ini patut Anda coba.

3.  Mencegah Anemia

Anda memiliki riwayat anemia? Maka kismis bisa jadi alternatif yang baik untuk membantu Anda. Kismis merupakan sumber besi yang sangat baik. Satu setengah gelas kimis mengandung 1.4 miligram besi. Jumlah ini memenuhi sekitar 7% kebutuhan besi harian bagi wanita dewasa dan 17% bagi pria dewasa. Besi merupakan zat yang penting untuk pembentukan sel darah merah dan membantu sel-sel tersebut membawa oksigen ke seluruh tubuh. Anda perlu mengonsumsi zat besi yang cukup untuk mencegah anemia defisiensi besi.

4. Mencegah Osteoporosis Serta Menyehatkan Tulang dan Sendi

Satu setengah gelas kimis mengandung kira-kira 36 miligram kalsium memenuh 5% kebutuhan kalsium per hari. Kalsium merupakan zat yang penting untuk kesehatan gigi dan tulang. Jika Anda seorang wanita yang telah melewati masa menopause, kismis dapat menjadi makanan ringan yang baik karena kandungan kalsiumnya mencegah proses osteoporosis.

Selain itu, kismis juga mengandung cukup banyak boron. Boron bekerja dengan vitamin D dan kalsium menjaga tulang dan sendi Anda tetap sehat. Zat ini juga memegang peranan dalam menyembuhkan osteoporosis.

5. Mencegah Kerusakan Sel dan DNA

Kismis kaya akan antioksidan alami seperti phenol dan polyphenol. Antioksidan membantu membuang radikal bebas dari tubuh dan mencegah kerusakan sel dan DNA Anda. Hal ini dapat mencegah terjadinya penyakit seperti kanker, penyakit jantung, dan stroke.

6. Menjaga Kesehatan Mata

Kandungan polifenol yang merupakan antioksidan cukup kuat di kismis bisa membuat gangguan pada mata bisa dikurangi. Gangguan mata tua seperti macular degeneration dan katarak bisa dicegah meski harus dibarengi dengan gaya hidup sehat lainnya seperti tidak merokok dan diet seimbang.

7. Meningkatkan kesehatan kulit

Kandungan antioksidan yang dimiliki oleh kismis cukup banyak dan vitamin C cukup tinggi. Dua kombinasi ini membuat kulit jadi lebih terjaga dan mampu mengatasi radikal bebas yang berbahaya. Anda bisa mengonsumsi kismis setiap hari dengan takaran yang tepat, misal 40-50 gram saja dan tidak ada tambahan gula.

Kismis juga mengandung cukup gula untuk memberikan Anda tambahan tenaga dalam waktu singkat. Jika Anda menyukai makanan manis, Anda mungkin dapat mempertimbangkan untuk mengganti camilan manis Anda dengan kismis yang lebih sehat. Akan tetapi, perlu diingat juga, mengonsumsi terlalu banyak kismis dapat mengganggu kesehatan Anda karena kandungan gula dan kalorinya yang tinggi. Dengan kata lain, yang terpenting adalah, tetap kontrol jumlah kismis yang Anda konsumsi.

Leave a Comment