photo credit: Saliha

Ingin Mukena Tidak Cepat Bau dan Awet? Pastikan Anda Hindari 5 Hal Berikut Ini!

Menjaga kebersihan mukena merupakan hal yang sangat penting untuk dilakukan. Selain karena digunakan untuk beribadah dan menghadap Allah SWT, tentu Anda tidak ingin menyimpan bakteri di mukena Anda, bukan? Di samping itu, jika dirawat dengan baik dan dengan cara yang tepat, maka mukena Anda pun akan lebih awet dan dapat dipakai untuk jangka waktu yang lama. Nah, ada beberapa hal penting nih, yang perlu Anda hindari agar mukena tidak cepat bau dan awet. Yuk, simak pembahasannya berikut ini!

 

1. Hindari melipat mukena ketika bagian pinggir lubang untuk kepala masih basah

Bagian pinggir lubang ini cenderung basah atau lembap karena terkena air wudhu. Hal itu lah yang menyebabkan mukena lebih cepat bau. Agar tidak terjadi, hindari melipat mukena dan gantung dengan gantungan baju, kemudian hadapkan bagian tersebut ke luar agar terkena angin dan cepat kering.

 

2. Hindari mencuci mukena dengan mesin cuci

Akan lebih baik jika Anda mencuci mukena secara manual, terutama untuk yang berbahan sutera atau spandex. Bahan sutera memiliki serat yangs sangat halus, sehingga dapat berisiko rusak bila mencucinya dengan mesin cuci. Sementara bahan spandex cenderung cepat berbulu, maka dari itu akan lebih baik untuk mencucinya dengan tangan.

Anda hanya perlu merendam mukena berbahan sutera dan spandex dalam air yang telah dicampur dengan sedikit deterjen dan menguceknya jika terdapat noda. Khusus untuk mukena berbahan parasut, Anda bisa mencucinya dengan mesin cuci. Akan tetapi, pastikan untuk tidak menggunakan gilingan dan suhu tinggi maupun mencampurnya dengan pakaian lain.

 

3. Hindari memeras mukena setelah dicuci

Hal ini perlu dihindari terutama untuk mukena yang memiliki payet atau bordir, karena memerasnya dapat merusak ornamen-ornamen tersebut. Untuk mukena seperti ini, Anda bisa langsung menjemurnya saja.

 

4. Hindari menjemur mukena langsung di bawah sinar matahari

Hal ini dilakukan untuk menghindari memudarnya warna dan motif mukena. Akan lebih baik jika mukena diangin-anginkan saja atau dijemur di tempat yang tidak terkena sinar matahari secara langsung.

 

5. Hindari menyetrika mukena dengan panas yang terlalu tinggi

Setelah mukena kering dan hendak disetrika, Anda perlu memastikan agar suhu setrika tidak terlalu panas. Cukup setrika mukena dengan panas yang sedang agar mukena tidak cepat rusak. Hal ini perlu diperhatikan terutama untuk mukena parasut yang merupakan bahan yang mudah terbakar jika terkena suhu yang terlalu tinggi.

 

Selain perlu menghindari hal-hal di atas, penting juga untuk memilih mukena dengan bahan dan kualitas yang bagus. Nah, Anda tak perlu bingung mencari karena di Bursa Sajadah, Anda bisa menemukan mukena dengan kualitas terbaik dengan berbagai bahan, warna, dan motif. Saat ini Bursa Sajadah tengah menawarkan promo one price untuk sejumlah produk mukena, di mana Anda bisa mendapatkan mukena cantik hanya seharga 200 ribu rupiah saja! Menarik sekali, bukan? Untuk mendapatkannya, Anda bisa langsung mendatangi cabang Bursa Sajadah di kota Anda atau mengunjungi website kami di sini. Yuk, tunggu apa lagi, Sahabat?

Leave a Comment