haj 2019

9 Amalan yang Hendaknya ditinggalkan Saat Melaksanakan Ihram, Talbiah dan Lainnya

Para Jemaah Haji asal Indonesia sudah mulai mendatangi Tanah Suci Mekkah guna melaksanakan berbagai rangkaian ibadah Haji. Berbagai persiapan pun sudah mereka persiapkan agar rangkaian ibadah bisa berjalan lancar nantinya.

Jemaah haji yang akan melaksanakan ibadah Haji tentu sudah mengetahui aturan-aturan dan tata cara pelaksanaan haji sebelum berangkat ke Makkah. Selain tata cara pelaksanaan yang benar, jemaah haji harus memperhatikan hal hal yang seharusnya tidak dilakukan atau bid’ah.

Bid’ah adalah perbuatan yang dikerjakan tidak menurut contoh yang sudah ditetapkan, termasuk menambah atau mengurangi ketetapan. Bid’ah merupakan larangan yang harus dipatuhi, sebagaimana sabda Nabi Muhammad.

Sesungguhnya Allah menutup taubat dari setiap orang yang melakukan bid’ah, hingga dia meninggalkan bid’ahnya.” Hadis Riwayat ath Thabrani

Dilansir dari buku Sifat Haji & Umrah Nabi Muhammad karya Syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albani, bahwa bid’ah yang berkaitan dengan ihram, talbiyah, dan saat di Makkah ada 12 macam. 9 dari 12 Amalan tersebut adalah sebagai berikut:

1. Mengenakan sandal khusus dengan syarat-syarat tertentu yang dikenal dalam sebagian kitab-kitab.

2. Ihram dari sebelum miqat atau batas bagi dimulainya ibadah haji.

3. Mengenakan kain ihram dengan idhthiba’ atau meletakan pertengahan kain ihram dibawah pundak sejak awal ihram.

4. Melafazhkan niat.

5. Melisankan niat sampai terdengar orang lain.

6. Berhaji dengan diam tidak berbicara.

7. Bertalbiyah secara bersama sama dengan satu suara.

8. Bertakbir dan bertahlil sebagai pengganti talbiyah.

9. Mengusap-usap wajah dan dada dengan kedua tangan di hadapan Ka’bah.

Semoga, para jemaah haji bisa menghindari bid’ah agar pelaksanaan haji berjalan lancar dan menjadi Haji yang mabrur. Aamiin

Leave a Comment