thariqatnaqsyabandi.blogspot.com

5 Fakta Mengenai Tasbih yang Wajib Kamu Tahu!

Bagi umat muslim benda yang satu ini tentu sudah tidak asing lagi. Ya, dia adalah tasbih, media yang biasa digunakan untuk zikir. Tasbih merupakan rangkaian biji berbentuk bulat yang biasanya dirangkai dengan jumlah 100 biji atau 33 biji. Benda ini sudah dikenal luas bahkan pada masa sebelum islam.

Pada rangkaian 100 biji, biasanya setiap 33 biji akan diberi batasan. Sementara untuk tasbih berjumlah 33 biji, biasanya dibatasi setiap 11 biji.

Mendapatkan benda ini memang tidak sulit, Anda bisa membelinya di toko-toko penjual perlengkapan ibadah. Namun, apakah sebelumnya Anda sudah tahu mengenai fakta-fakta tasbih itu sendiri? Kalau belum, simak ulasannya berikut ini yuk.

1. Dibalik Jumlah 100 Biji

Pernah nggak sih kepikiran kenapa jumlah biji pada tasbih bisa mencapai 100 biji? Kenapa tidak 50 atau 10 biji saja agar lebih praktis saat dibawa?

Yang perlu Anda ingat adalah zikir tidak sembarangan. Zikir ada hitungan yang lazim digunakan. Biasanya hitungan zikir itu 33. Jadi, 100 biji tersebut dibagi menjadi tiga. 33 untuk Subhanallah, 33 untuk Alhamdulillah dan 33 terakhir untuk Allahuakbar, sedangkan 1 sisanya digunakan sebagai penutup tahlil.

Selain itu, ada juga tasbih yang lebih sedikit yaitu berjumlah 33 biji dan tasbih digital yang bisa digunakan hanya dengan memencet tombolnya saja hingga muncul angka yang keluar.

2. Dibalik Bentuknya yang Bulat

Semua tasbih bentuknya pasti bulat atau oval, bukan kotak atau segitiga. Kenapa bisa begitu? Sebetulnya sih tidak ada referensi pasti mengenai hal ini. Tetapi, secara umum bentuk tasbih yang bulat ini dibuat agar memudahkan Anda menggesernya selama berzikir.

Zikir biasanya dilakukan dengan cepat, apalagi kalau sudah terbiasa pasti akan berputar lebih cepat. Nah, kalau bentuknya kotak atau segitiga, pasti akan mempersulit Anda untuk memutarnya.

3. Tasbih = Mensucikan Allah SWT

Tasbih merupakan bentuk masdar dari sabbaha-yusabbihu-tasbihan, yang berasal dari kata sabh yaitu ucapan menyucikan Allah SWT. Dari sini dapat disimpulkan bahwa bertasbih berarti hanya mengagungkan dan mensucikan Allah SWT dari sifat yang tidak layak bagi keagungan rububiah-Nya, uluhiah-Nya dan keesaan-Nya serta mengakui bahwa hanya Allah SWT saja pemilik alam semesta berikut isinya. Maka dari itu dinamakan tasbih agar tetap meyakini jika Allah itu Esa.

4. Selain Islam, Tasbih Juga Digunakan Oleh Agama Lain

Ada literatur yang mengatakan bahwa umat Budha juga menggunakan alat semacam tasbih dengan hitungan sebanyak 180 butir. Ada pula yang menyebutkan bahwa umat katolik menggunakan tasbih, hanya saja bedanya tasbih yang digunakan terdiri dari 50 biji yang dibagi empat dan diberi pemisah dengan biji tasbih besar dengan jumlah yang sama.

5. Belum Jelas Asal Muasalnya

Beberapa sumber mengatakan bahwa tasbih mulai digunakan kaum muslimin pada abad 5H. Namun sampai saat ini belum ada yang bisa memastikan asal muasal tasbih.

Menurut Syaikh Bakr Abu Dzaid, tasbih sudah dikenal sejak sebelum Islam. Tahun 800M orang-orang Budha diyakini sudah menggunakan tasbih untuk menyelaraskan antara perbuatan dan ucapan ketika sedang melakukan persembahyangan. Syaikh juga menyebutkan bahwa biji tasbih digunakan oleh orang-orang Hindu di India, dan dipraktekkan oleh orang-orang Kristen pada abad pertengahan.

Itulah 5 fakta menarik mengenai tasbih yang bisa menambah pengetahuan Anda.

Jika Anda belum memiliki tasbih atau ingin menambah tasbih untuk diberikan kepada orang-orang terkasih, Bursa Sajadah menyediakan berbagai jenis tasbih yang bisa digunakan untuk berzikir kapanpun dan dimanapun. Selain itu, ada juga lho beberapa yang diskon. Untuk melihat produk tasbih apa saja yang diskon, Anda bisa langsung klik di sini.

Leave a Comment